Perbedaan Koruptor dengan Preman Jalanan

Posted on January 16, 2011

0


Selamat datang di Immunk.com. Blog yang meyajikan artikel yang kurang berbobot untuk dibaca, dan tidak unik. Tapi kalau anda sudah kesasar ke blog saya mungkin anda sedikit sial. Karena mungkin yang anda cari tidak ada di blog ini. Hehehe…

Sebenarnya hari ini saya gak punya niat untuk nulis artikel. Cuma, saya sekarang sementara makan mie instant, tanpa melakukan sesuatu. Hanya, melihat email saya yang membosankan dan blog saya ini yang kurang pengunjung. Terlintas dipikiran saya untuk menulis artikel ini. Kenapa artikel ini saya beri judul demikian?.

Sebenarnya, yang akan saya bahas bukanlah perbedaan, melainkan Persamaan Koruptor dengan Preman Jalanan. Tapi, karena hari ini saya lagi malas. Makanya judul tersebut tidak saya ganti. Hehehe. Alasan yang tidak masuk akal kan?.
Daripada mendengar keluhan saya yang tidak masuk akal, lebih baik kita langsung masuk ke pokok permasalahan artikel ini.

Saya yakin pasti sebagian pembaca sudah mengerti dengan judul artikel saya ini. Kalau anda belum mengerti mungkin anda merupakan salah satu dari pelakunya. Nah, sebelum saya membahas mengenai persamaan dan perbedaan di antara dua iblis diatas. Terliebih dahulu saya jelaskan satu persatu arti dari iblis tersebut.

KORUPTOR (Pelaku korupsi)
Pengertian Korupsi disini sangat banyak, dan saya tidak bisa menjelaskannya satu persatu. Makanya saya cari saja di Google.
Saya mendapatkan 3 pengertian yang berbeda:
1. Mengutip Muhammad Zein, korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Korupsi adalah produk dari sikap hidup satu kelompok masyarakat, yang memakai uang sebagai standar kebenaran dan sebagai kekuasaan mutlak.
2. Korupsi adalah persoalan klasik yang telah lama ada. Sejarawan Onghokham menyebutkan bahwa korupsi ada ketika orang mulai melakukan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan umum. Menurut Onghokham pemisahan keuangan tersebut tidak ada dalam konsep kekuasaan tradisional. Dengan kata lain korupsi mulai dikenal saat sistem politik modern dikenal.
3. Menurut perspektif hukum, pengertian korupsi secara gamblang di jelaskan dalam 13 buah pasal. Berdasarkan pasal tersebut, korupsi dirumuskan kedalan 30 berntuk/jenis tindak pidana korupsi. Saya tidak perlu menjelaskan semua disini. Karena anda akan bosan membacanya. Artikel ini saja mungkin anda tidak bisa membaca semua. 😛

Nah, saya berpindah ke Preman Jalanan.
Sebenarnya Pengertian Preman Jalanan tidak usah saya jelaskan secara gamblang. Pasti anda sudah mengerti perbuatan dari preman jalanan. Yaitu, orang yang suka menyakiti orang lain baik dengan menggunakan senjata(Tajam/api) ataupun dengan melakukan ancaman. Perilaku sang preman jalan juga tidak jauh beda dengan para Koruptor seperti yang dijelaskan diatas. Sang preman juga suka menindas rakyat dengan merampas harta benda mereka.

Nah, dengan penjelasan dari pengertian-pengertian ini. Anda bisa menarik kesimpulan bahwa Koruptor dan Preman Jalanan adalah sama/kembar/satu/bergabung/ dan beberapa synonim lagi yang tidak bisa saya sebutkan. Para pelaku Preman Jalanan ini biasanya hanya dari kalangan orang yang sudah putus asa dan kurang mampu. Sehingga, mereka mempunyai pemikiran yang sempit untuk mencari pekerjaan. Mereka hanya menggunakan kemapuan fisik dalam melakukan aksinya.

Berbeda dengan Koruptor. Koruptor biasanya dilakukan oleh kalangan yang mampu(Pegawai Pemerintahan/Negara dan semacamnya). Tapi, disini mereka sedikit lebih pintar dari sang preman. Karena, Koruptor menggunakan akal pikiran mereka yang sehat untuk menindas mangsanya(Rakyat) dengan mengambil uang rakyat secara diam-diam.
Nah, teman-teman pembaca sekarang pasti sudah mengerti dengan perbedaan dan persamaan dari kedua iblis tersebut kan?.

Saya harap dengan tulisan ini tidak ada diantara pembaca yang merasa tersakiti. Karena, tulisan ini memang tidak untuk menyakiti tapi hanya sekedar informasi.
Terima kasih.

Advertisements
Posted in: Curhatanku, News